Kamis, 24 November 2011

Tips Merawat Gaun / Dress

Berikut ini ada beberapa tips merawat gaun malam pesta anda.

1.Jangan terlalu sering mencuci gaun.
Warna gaun Anda akan cepat memudar dan melar karena bahan gaun sangatlah rentan akan hal ini. Jika gaun dikenakan untuk pesta yang tak terlalu lama dihadiri, sebaiknya gaun tidak perlu dicuci. Gantung saja gaun Anda dan angin-anginkan. Anda bisa melicinkannya dengan setrika uap bila nanti ingin memakainya kembali.
2. Jangan cuci gaun Anda dengan mesin cuci,
Ga semua wanita mengerti, melihat gaun berbahan tebal dan berfikir ini bisa dicuci adalah pemikiran yg salah. Gaun umumnya memiliki bagian-bagian yg di dekorasi, di lipat sana sini atau di tempeli aksesoris. Mesin cuci hanya akan mengakibatkan struktur gaun Anda rusak. Cukup cuci gaun Anda dengan tangan saja, tanpa sabun. Saat mencuci dan membilasnya jangan terlalu kasar dan kuat karena struktur akan rusak. Jika ingin lebih simpel, gunakan saja jasa laundry dry cleaning untuk mencuci gaun Anda.
3. Gantunglah gaun Anda dengan hanger,
Kelelahan setelah dari pesta lalu mencampakkan gaun anda di lantai atau melipatnya di dalam lemari yg lama hanya akan mengusutkan gaun anda. Gaun didesain dengan menggunakan patung, dan dalam keadaan terpakai demi mendapatkan konstruksi yg sempurna. Jadi bila anda menyimpanan gaun dengan cara melipat/ditumpuk lama-lama, memang sangat tidak dianjurkan. Menggantung gaun bertujuan agar konstruksi gaun tetap rapi saat akan dikenakan. Kecuali gaun yg berbahan rajut, jangan digantung karena dapat membuat gaun menjadi rusak dan melar. Kalau yg rajut bisa Anda lipat namun tidak ditimpa dengan pakaian lain diatasnya.
4. Pilih jenis hanger atau gantungan baju berbahan lembut.
Anda sudah tau cara paling baik untuk merawat gaun adalah dengan menggantung di hanger. Namun bila gantungan / hanger  yg anda pakai adalah model tipis dari plastik atau dengan penjepit bawah, ini bukan hanya memelarkan tali/bagian atas, tapi juga bisa merusak karena jepitan akan membekas di Gaun. Gaun Anda umumnya akan digantung untuk jangka yang lumayan lama misal 1-2 bulan. Jadi, gunakan hanger berlapis busa untuk mencegah kerusakan gaun akibat bekas yang ditinggalkan oleh gantungan.
5. Untuk menghindari gaun Anda kotor dan debu menempel di gaun Anda,
Setelah gaun dihanger dengan baik, simpanlah gaun dalam plastik pembungkus seperti yg ada di laundry-laundry. Plastik pembungkus bisa didapatkan di grosir plastik atau bila anda nanti melaundry gaun, waktu mengeluarkan gaun jangan dirusak plastiknya. Hal ini dilakukan agar gaun anda tidak mudah terkena debu dan jamur karena terkontaminasi pakaian lain didalam lemari.
6. Sekali waktu keluarkan gaun Anda yang tersimpan lama di dalam lemari.
Angin-anginkan gaun untuk menghindari gaun Anda berbau tidak sedap. Tambahkan juga kamfer atau kapur barus untuk mengusir bau tak sedap akibat kondisi lembab di dalam lemari. Ingat juga, bau kapur barus juga bisa menyengat dan tidak mengenakkan, pakaian yg terlalu lama disimpan akan berbau kapur barus, dan orang akan tau bahwa ini gaun lama dengan mencium wangi khasnya. Jadi, sempatkan untuk memilah2 gaun yg anda simpan untuk sesekali dikeluarkan dari lemari dan biarkan selama 1-2 jam agar aroma kapur barus tidak menempel. Angin-anginkan juga dengan tangan anda selama beberapa menit. Jangan malas, karena gaun itu mahal dan memang harus dirawat lebih spesial dari kain/busana lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar